Berlangganan

Dapatkan artikel menraik setiap hari dari rumahDIY. Dan jangan lewatkan informasi dagangan rumah dan tanah di area Yogyakarta dari rumahDIY.
Nama
Email

Lantai Rumah Idaman, Granit atau Keramik ?

August 2, 2015Posted by hartonoMaterial Bangunan

Di artikel kali ini, rumahDIY akan membahas mengenai perbedaan granit dan keramik, yang biasa diaplikasikan sebagai bahan pelapis lantai rumah. Dengan memahami perbandingan keduanya, kami berharap Anda bisa menentukan secara tepat bahan mana yang pas untuk diaplikasikan di rumah idaman Anda, dengan berbagai pertimbangan, seperti biaya misalnya.

Memang, jika kita hanya melihat dari sisi kulitas, granite tile / ubin granit lebih unggul dan memiliki lebih banyak kelebihan daripada keramik. Ubin granit hadir dengan ukuran 60 x 60 cm. Bahkan disebutkan sudah beredar ukuran 120 x 120 cm di pasaran, meskipun sampai saat ini penulis belum pernah melihat secara langsung. Sedangkan untuk keramik, ukuran terbesar yang biasa beredar di pasaran adalah 50 x 50 cm.

rumah minimalis lantai granit

Berikut ini beberapa hal umum yang menjadikan granit lebih baik daripada keramik.

Kekuatan
Dari sisi kekuatan, granit lebih unggul dibandingkan keramik. Ubin granit diproduksi dengan melalui proses pembakaran di suhu yang lebih tinggi (1230° C) dan dipress dengan kekuatan 7200 PH. Hal ini menjadikan material granit lebih menyatu dan lebih padat.

Berbeda dengan keramik yang dibakar pada suhu sekitar 1000° C. Keramik memiliki sifat rapuh walaupun keras dan kaku.

Modulus of repture atau kekuatan keramik terukur ada pada kisaran 300 kg/cm2, sedangkan kekuatan granit lebih besar, yaitu sekitar 450 kg /cm2.

Anda bisa mencoba memotong keramik dan granit menggunakan grinda untuk mengetahui secara pasti perbandingan kekuatan granit dan keramik. Atau bisa juga mengkonfirmasikannya pada tukang bangunan yang biasa memasang tile granit dan keramik untuk mengetahui kekuatan kedua bahan tersebut.

Ketahanan Terhadap Goresan
Permukaan keramik dibuat dengan melaipiskan bahan glasur (pasir kuarsa) supaya tampak lebih mengkilap. Akan tetapi, bahan ini tidak cukup kuat terhadap adanya gesekan. Sedangkan permukaan granit tidak dilapisi bahan glasur, tetapi mengalami proses pemolesan untuk mendapatkan permukaan yang mengkilap. Hal ini menjadikan tile granit lebih tahan terhadap goresan dibandingkan keramik. Meskipun bukan berarti bahwa bahan granit tahan gores. Beberapa bahan keras seperti paku, kaca, ataupun pecahan granit / keramik dapat menimbulkan goresan pada permukaan granit.

Oleh karena itu, kehatian-hatian dan kebersihan satt proses pemasangan granit tetap diperlukan agar tidak terjadi goresan pada permukaan lantai.

Presisi / Ke-siku-an
Semua ubin granit adalah cutting size, jadi tingkat persisinya sangat siku sekali sehingga hanya memerlukan nat selebar 1mm dalam pemasangannya. Sedangkan keramik ada 2 jenis : keramik uncutting dan cutting size. Jika memakai keramik uncutting maka diperlukan lebar nat +- 2-3mm yang artinya tingkat persisinya kurang baik sedangkan jika memakai cutting size tidak bermasalah sama seperti granit presisinya.

Dari ketiga poin di atas, bisa dipastikan kita akan memilih menggunakan granite tile untuk keperluan pelapis lantai rumah kita. Namun, Anda juga perlu memperhatikan beberapa poin berikut :

Variasi Pola
Berkaitan dengan proses pembuatan permukaan, keramik memiliki lebih banyak variasi pola dan warna permukaan. Jika Anda termasuk orang yang gemar dengan pola pola ornamen dan warna, kemungkinan besar variasi yang tersedia pada keramik akan lebih menarik bagi Anda.

Ketahanan Noda
Keramik biasa sangat kuat terhadap segala jenis noda karena tidak memiliki pori – pori. Sedangkan granit terdapat 2 jenis, pertama granite tile generasi 1 (disebut printing biasa), meiliki sifat tidak tahan terhadap noda karena pori-porinya cukup besar dan dapat menyerap cairan sehingga menimbulkan flex. Jenis kedua adalah granite tile generasi 2-3 yang sama sekali tidak menyerap noda karena pori-porinya sudah ditutup melalui proses crystalisasi. Ubin granit generasi 2 – 3 ini memiliki sifat ketahanan terhadap noda sama seperti keramik biasa. Tetapi tentu saja granite tile generasi 2 – 3 memiliki harga di atas generasi 1.

Perawatan
Keramik lebih tidak tahan gores maka lama kelamaan permukaan akan penuh dengan goresan sehingga terkesan kotor dan warna jadi kusam dan tidak bisa diperbaiki lagi. Solusi nya adalah dengan menggantinya (bongkar dan pasang). Granite tile tidak bermasalah jika tampak kusam karena goresan – goresan kecil dan dangkal. Masalah tersebut dapat diatasi dengan memoles permukaan granit dengan bubuk poles yang memiliki harga relatif murah (sekitar 50 ribu rupiah) dan mudah penggunaannya maka akan tampak baru lagi dan mengkilap seperti baru.

Tetapi jika granite terkena noda (untuk jenis yangg tidak tahan noda) maka akan terjadi masalah serius, sulit dibersihkan kecuali noda tersebut masih baru (1-3 hari). Biasanya masih bisa dibersihkan menggunakan cairan penghilang noda.

Sifat ketahanan keramik yang lebih baik terhadap noda dan ketahanan granit terhadap goresan perlu kita perhatikan sebagai aspek untuk menentukan lokasi pemasangan dari kedua bahan.

Sebagai contoh, misalnya, untuk penggunaan di area dapur yang sering terkena cipratan minyak atau noda-noda lain (kecap atau bahan cair lain), penulis (secara pribadi) lebih memilih mengaplikasikan keramik daripada granit. Kecuali Anda memiliki pilihan untuk menggunakan granit generasi 2 – 3 yang harganya lebih mahal dari granit biasa.

Harga
Jika melihat masalah harga, tentu saja ubin granit relatif lebih mahal jika dibandingkan dengan keramik. Tetapi sudah menjadi patokan, bahwa harga membawa kualitas. Jadi, Anda sendiri yang bisa menentukan, mana pelapis lantai terbaik untuk rumah idaman Anda.

pemasangan ubin granit untuk lantai rumah

Hal-hal lain yang perlu Anda ketahui tentang ubin granit vs keramik.

Berikut ini adalah poin-poin tentang keramik dan granit secara acak sebagai tambahan pengetahuan.

  • Saat ini, tidak semua keramik dibuat dari tanah liat. Terdapat beberapa bahan alternatif pengganti tanah liat sebagai bahan baku keramik. Bahan baku keramik yang umum digunakan adalah felspard, ball clay, kwarsa, kaolin dan air.
  • Sifat keramik ditentukan oleh struktur kristal, komposisi kimiawi bahan dan mineral bawaannya. Dimana, sifat-sifat itu sangat ditentukan oleh lingkungan geologi diperolehnya bahan. Oleh sebab itu, jangan kaget jika kualitas dan sifat keramik berbeda-beda di masing-masing daerah, karena ditentukan juga dimana bahan baku diperoleh.
  • Bebrapa produsen keramik yang cukup terkenal di Indonesia : Platinum, Roman Ceramics, Milan dan lain-lain.
  • Dalam proses pemasangan, keramik umunya memerlukan proses perendaman di dalam air, sedangkan granit tidak. Daya serap air dari keramik sekitar 7%, sedangkan granit kurang dari 0,05%.
  • Beberapa produsen granit di Indonesia : Granito, Essenza, Indogress, Niro, Garuda Tile, Monalisa dan lain-lain.
  • Keramik sering juga diistilahkan sebagai glazed keramik, sedangkan granit disebut juga homogeneous tile.
  • Saat ini sudah beredar granit buatan china yang harganya jauh lebih murah dari buatan lokal, meskipun secara kualitas diluaran sana dikatakan kurang bagus. Tetapi yang saya herankan, penampakan luarnya justru lebih bagus, mengkilap…? Penulis belum membuktikan sendiri kualitasnya, mari kita lihat saja seiring berjalannya waktu. :)
  • DIperlukan keterampilan khusus untuk memasang granit agar hasilnya memuakan. Bisa dibilang, mereka yang ahli memasang lantai granit pasti bisa memasang keramik, tetapi tidak sebaliknya.
  • Boleh dipercaya atau tidak, menurut Feng Shui, granit tidak cocok untuk rumah (kecuali teras) karena keras sehingga mengeluarkan aura panas. Tetapi granit sangat cocok dipakai untuk top table di dapur. Itu menurut Feng SHui, bukan menurut penulis.

Foto dan Gambar Lantai Rumah Idaman, Granit atau Keramik ?

keramik, granit, lantai rumah,

Post a Comment

Your email is kept private. Required fields are marked *