Berlangganan

Dapatkan artikel menraik setiap hari dari rumahDIY. Dan jangan lewatkan informasi dagangan rumah dan tanah di area Yogyakarta dari rumahDIY.
Nama
Email

Perbandingan Kelebihan dan Kekurangan Bata Merah, Batako dan Bata Ringan

November 21, 2014Posted by hartonoMaterial Bangunan

Salah satu hal penting yang perlu dilakukan dalam membangun rumah idaman adalah menentukan bahan dasar pembuatan rumah. Ada beberapa pertimbangan yang akhirnya akan menentukan jenis bahan bangunan mana yang akan kita pilih untuk membangun rumah kita. Dan satu dari banyak hal yang perlu dipikirkan dalam membangun rumah impian, adalah memilih bahan dasar dinding rumah. Ada tiga pilihan bahan baku dinding rumah yang populer saat ini, yaitu bata merah, batako dan bata ringan (hebel/celcon). Kita perlu mengetahui perbandingan kelebihan dan kelemahan bata merah, batako dan bata ringan.

Kebanyakan dari kita masih bingung dalam menentukan, mana yang terbaik diantara bata merah, batako dan bata ringan.

Sebenarnya, kita tidak perlu terlalu bingung dan kita tidak bisa memberikan penilaian secara tegas, bahwa salah satu di antara ketiga bahan tersebut adalah yang terbaik. Kita bisa menentukan mana yang terbaik untuk kita pilih, dengan beberapa pertimbangan, seperti biaya / anggaran yang kita miliki, jenis / model rumah yang kita bangun, dan lingkunagn tempat tinggal kita.

Berikut ini, adalah artikel yang akan membahas perbandingan kelebihan dan kekurangan dari bata merah, batako dan bata ringan, serta karakteristik-nya, sehingga Anda dapat menentukan pilihan material terbaik untuk membangun rumah Anda.

1. Material Bangunan : Bata Merah

Bata merah adalah bahan utama pembuat dinding rumah yang dibuat dari tanah yang dicetak, kemudian dibakar dengan suhu tinggi dan merata sehingga menjadi benar-benar kering (tidak ada kandungan air didalamnya), mengeras dan berwarna kemerah-merahan. Proses pembuatan bata merah umumnya masih dilakukan secara manual. Walaupun begitu, diperlukan keterampilan khusus, terutama dalam proses pembakaran.

Kelebihan dan Kekurangan  Bata Merah sebagai Bahan Material Dinding Bangunan

Tanah yang digunakan sebagai bahan dasar pun bukan tanah sembarangan, tapi dipilih tanah yang agak liat sehingga pada saat dicetak dapat menyatu.

Bata merah merupakan jenis bahan bangunan yang pertama kali populer, dibandingkan batako dan bata ringan. Bata merah mampu menghasilkan dinding yang kuat, kokoh, awet (tahan lama), dan jarang timbul adanya keretakan dinding. Dan material ini mampu memberikan perlindungan dari bahaya api, karena sifatnya yang tahan terhadap panas.

Kelebihan Bata Merah

  • Relatif lebih mudah pemasangannya. Tidak memerlukan keahlian khusus.
  • Lebih mudah diangkut karena ukuran bata merah yang relatif kecil.
  • Mudah digunakan untuk membentuk bidang kecil. Pada pekerjaan yang sempit,penggunaan material ini lebih tepat.
  • Harganya relatif lebih murah jika dihitung per satuan. Tetapi perlu diingat bahwa total biaya dihitung keseluruhan per satuan luas.
  • Cukup mudah didapatkan. Hampir semua daerah di Indonesia memiliki tempat produksi bata merah.
  • Tidak diperlukan perekat khusus (cukup dengan semen dan pasir). Bahkan, pada bangunan jaman dahulu, sebelum semen digunakan, perekat bata merah hanya menggunakan tanah liat.
  • Memiliki ketahanan terhadap panas. Dan bisa dikatakan tinggal di rumah bata merah terasa lebih “adem” dan nyaman.

Kekurangan Bata Merah

  • Sulit menghasilkan pasangan bata yang rapi. Hal ini mewajibkan penambahan plesteran yang tebal jika ingin menghasilkan dinding yang rata.
  • Suhu ruangan dengan dinding dari bata merah kurang stabil. Karena sifatnya yang menyerap panas saat musin panas, dan menyerap dingin saat cuaca dingin.
  • Ukuran bata merah yang kecil, membuat penggunaan bahan perekat menjadi boros.
  • Waktu pemasangan yang lebih lama, karena ukurannya yang kecil. Untuk menutup luasan dinding yang sama, proses pemasangan bata merah lebih lama dibandingkan penggunaan batako atau bata ringan.
  • Untuk ukuran luasan dinding yang sama, bata merah akan menghasilkan berat total paling besar, sehingga memberikan beban terbesar pada struktur bangunan yang menopangnya. Hal ini menjadikan batu bata dianggap kurang cocok untuk dinding rumah tinggal 2 lantai ke atas. Karena rumah 2 lantai ke atas struktur utama adalah kolom, sehingga penggunaan batu bata merah jelas memberikan beban yang lebih banyak, dibandingkan penggunaan batako.
  • Ukuran yang kadang tidak sama, terutama jika berasal dari produsen yang berbeda, membuat waste-nya (buangan potongan-potongan batu bata) lebih banyak.
  • Saat dilakukan pemasangan, ditekankan untuk merendam atau membasahibasahi terlebih dahulu supaya rekat dengan spesi.

2. Material Bangunan : Batako

Material dinding selanjutnya adalah batako. Batako dibuat dengan bahan dasar semen dan pasir kasar (atau ditambahkan sedikit batu krakal), yang kemudian dicetak dan dipadatkan / dipress. Batako denan bahan tersebut adalah jenis yang umum digunakan dan ada di pasaran. Ada juga batako yang dibuat dengan bahan lain, yaitu campuran batu tras, kapur dan air. Bahkan, telah beredar jenis batako dangan bahan baku campuran semen, pasir dan batubara.

Kelebihan dan Kekurangan Batako sebagai Bahan Material Dinding Bangunan

Jika Anda ingin menggunakan batako sebagai bahan baku dinding rumah, Anda bisa membelinya di toko-toko bangunan atau membuatnya sendiri jika memiliki cukup banyak waktu. Umumnya, saat ini toko bangunan juga menyediakan alat untuk mencetak batako. Keuntungan yang didapat jika Anda mencetak sendiri, Anda dapat menentukan sendiri kualitas batako, karena Anda sendiri yang akan memnetukan perbandingan semen dan pasir sebagai bahan baku pembuatan batako.

Jika dibandingkan dengan penggunaan bata merah, penggunaan material batako untuk dinding akan menghasilkan ruang yang lebih hangat, bahkan cenderung lebih panas dan pengap.

Kelebihan Batako

  • Lebih mudah dibuat, dan memiliki ukuran yang sama. Bahkan, Anda bisa membuat sendiri dengan membeli alat pencetak batako.
  • Ukuran per unitnya lebih besar, sehingga menghemat waktu pemasangan (lebih cepat). Yang berarti akan menghemat ongkos pemasangan (upah untuk pekerja).
  • Lebih mudah menghasilkan pemasangan/susunan yang rapi, sehingga tidak memerlukan plesteran yang tebal. Atau bahkan tidak diperlukan adanya plesteran.
  • Sebelum pemakaian, tidak perlu direndam air.
  • Lebih kedap terhadap air.

Kekurangan Batako

  • Kekuatan batako tidak sekuat bata merah. Kurang cocok digunakan pada rumah tinggal satu lantai yang menggunakan dinding sebagai salah satu elemen struktur.
  • Mudah timbul adanya retak pada dinding. Apalagi jika pemasangan kurang teliti, sehingga terdapat ruang antara batako ( adukan spesi kurang sehingga tidak memenuhi ruang sela antar batako ).
  • Mudah dilubangi, dan mudah pecah.
  • Lebih rapuh saat pemasangan paku ke dinding untuk gantungan.

3. Material Bangunan : Bata Ringan

Bata ringan adalah material pembuat dinding modern, yang dibuat dengan mesin (tidak dikerjakan secara manual). Bata ringan atau sering disebut hebel atau celcon, di buat dengan tujuan sebagai pengganti bata merah atau batako, dengan menghadirkan kelebihan-kelebihan dari material tersebut dan meminimalisir kelemahannya.

Kelebihan dan Kekurangan Bata Ringan sebagai Bahan Material Dinding Bangunan

Kelebihan Bata Ringan

  • Dapat menghasilkan dinding yang rapi, karena ukuran dan bentuk nya bisa dikatakan sama dan seragam.
  • Mampu menghemat penggunaan bahan perekat, karena tidak membutuhkan siar yang tebal.
  • Lebih kuat dibandingkan batako, tetapi memiliki beban yang lebih ringan dibandingkan bata merah.
  • Pemasangan yang lebih cepat dibandingkan bata merah karena ukurannya lebih besar.
  • Tidak membutuhkan plesteran yang tebal. Pada umumnya, plesteran untuk penggunaan bata ringan ditentukan setebal 2,5 cm saja.
  • Kedap air, sehingga jika musin hujan dinding dalam ruang tidak basah.
  • Memiliki kemampuan kedap suara yang baik.
  • Kuat terhadap tekanan yang tinggi.
  • Ketahanan terhadap gempa bumi paling baik dibandingkan bata merah dan batako.

Kekurangan Bata Ringan

  • Harus menggunakan perekat khusus, semen instan yang saat ini sudah banyak tersedia.
  • Harga yang relati lebih mahal, sebanding dengan kualitas yang dihasilkan.
  • Material ini cukup sulit didapatkan. Belum banyak toko bangunan di daerah yang menyediakan.
  • Penjualannya dalam volume yang besar.
  • Diperlukan keahlian khusus dalam melakukan pemasangan.

Itulah tadi artikel mengenai perbandingan kelebihan dan kelemahan bata merah, batako dan bata ringan. Dengan memperhatikan poin-poin di atas, Anda dapat menentukan material mana yang paling tepat sebagai bahan bangunan rumah Anda, disesuaikan dengan anggaran, keinginan dan efektivitas masing-masing bahan.

Foto dan Gambar Perbandingan Kelebihan dan Kekurangan Bata Merah, Batako dan Bata Ringan

batako, batu bata, bata ringan, membangun rumah, dinding rumah, bata merah,

Post a Comment

Your email is kept private. Required fields are marked *