Berlangganan

Dapatkan artikel menraik setiap hari dari rumahDIY. Dan jangan lewatkan informasi dagangan rumah dan tanah di area Yogyakarta dari rumahDIY.
Nama
Email

Perbandingan Kelebihan dan Kekurangan Kusen Alumunium dan Kayu

January 2, 2015Posted by hartonoMaterial Bangunan

Perbandingan Kelebihan dan Kelemahan Kusen Alumunium dan Kayu

Akhir-akhir ini, penggunaan kusen alumunium untuk rumah semakin populer. Dengan semakin banyaknya distributor dan produsen kusen alumunium, masyarakat menjadi lebih mudah untuk mendapatkan bahan ini. Di sisi lain, semakin hari harga kayu semakin mahal.

Banyak juga masyarakat yang cukup peduli dan sadar dengan isu pemanasan global, sehingga memilih menggunakan bahan jadi, termasuk alumunium, untuk menggantikan kayu sebagai bahan dasar kusen. Beberapa tahun sebelumnya, pintu alumunium memang penggunaanya identik dengan perkantoran atau pertokoan. Tetapi, saat ini tidak sedikit masyarakat yang memilih menggunakan kusen alumunium untuk rumah mereka.

Beberapa orang memiliki alasan tersendiri kenapa memilih kusen alumunium. Namun, ada pula yang masih ragu untuk menggunakannya. Apakah anda termasuk orang yang tertarik menggunakan kusen alumunium untuk rumah anda, tetapi sampai saat ini anda masih ragu untuk menggunakannya ?

Berikut ini, rumahDIY akan memaparkan perbandingan kelebihan dan kelemahan kusen alumunium dengan kusen kayu. Dengan informasi ini, semoga dapat membantu anda dalam menentukan bahan dasar kusen paling tepat untuk rumah anda, apakah kayu atau alumunium.

Kelebihan dan Kekurangan Kusen Alumunium

kelebihan kusen alumunium

Kelebihan Kusen Alumunium

  1. Ketahanan terhadap cuaca. Perubahan cuaca dan perubahan suhu lingkungan tidak akan memberikan pengaruh terhadap bahan alumunium. Kusen alumunium tidak akan mengalami penyusutan karena suhu yang dingin, atau memanjang karena suhu udara yang panas yang berakibat pada melengkungnya kusen.
  2. Anti rayap, dan tahan keropos. Meskipun dipasangkan pada area yang lembab, seperti kamar mandi misalnya.
  3. Kusen alumunium memiliki bobot yang ringan, sehingga lebih mudah dipindahkan.
  4. Perawatan kusen alumunium lebih mudah.
  5. Perhitungan biaya total lebih ekonomis. Dalam artian, jika dihitung dan dibandingkan, antara kusen alumunium dengan kusen kayu jika dihitung dari pembelian bahan serta biaya pembuatan, pemasangan dan lama pemakaian / daya tahan.
  6. Memilik warna yang menarik. Tanpa pewarnaan khusus, bahan alumunium memiliki warna yang cukup menarik dan modern – warna chrome / putih keperak-perakan. meskipun, jika anda menginginkan warna tertentu, anda bisa mengecatnya. Jika anda inginkan, kusen alumunium jiga dapat diwarnai dengan cat khusus yang akan menghasilkan warna layaknya kusen dari bahan kayu.

Kelemahan Kusen Alumunium

  1. Bentuk yang cenderung kurang variatif. Kusen alumunium yang beredar saat ini, memiliki bentuk standar dari pabrik, sehingga hanya terbatas pada bentuk minimalis dan klasik eropa. Ini adalah kelemahan utama dari kusen alumunium. Karena masyarakat umumnya menyukai bentuk pintu atau jendela yang variatif, dengan potongan-potongan tertentu sebagai penghias.
  2. Diperlukan keterampilan dalam memasang menggunakan sistem fischer. Kusen alumunium dipasang dengan mengandalkan kekuatan sekrup yang ditanam di dalam tembok yang sudah diplester. Ketepatan dan kehatia-hatian sangat diperlukan, agar kusen dapat terpasang dengan rapi dan memiliki kekuatan yang maksimal. Jika sampai terjadi kesalahan, dapat berakibat fatal.
  3. Diperlukan ketelitian dalam pembuatan maupun pemasangan kusen. Jika tidak dilakukan dengan cermat, pembuatan maupun pemasangan kusen alumunium dapat meninggalkan celah yang dapat dimasuki air hujan. Meskipun air tidak akan berpengaruh terhadap bahan kusen, tetapi terjadinya kebocoran bukanlah hal yang kita inginkan.

Kelebihan dan Kekurangan Kusen Kayu

Kelebihan dan kekurangan kusen kayu

Kelebihan Kusen Kayu

  1. Variasi bentuk yang sangat beragam. Kayu dapat dibentuk dan disesuaikan dengan desain rumah, apakah bergaya minimalis, modern, tradisional, klasik atau gaya apapun. Kayu memiliki fleksibilitas tinggi untuk dirubah bentuknya, baik bentuk lurus ataupun melengkung.
  2. Memiliki tampilan yang natural dan bervariasi sesuai jenis kayu. Setiap jenis kayu memiliki bentuk serat berbeda-beda. Bagi sebagian orang, pola serat kayu menjadi nilai seni tersendiri dan memiliki daya tarik untuk diterapkan di kusen.
  3. Material kayu lebih kuat jika dibandingkan dengan alumunium. Dengan memilih jenis kayu yang pas, dan proses oengolahan yang tepat, kusen dari bahan kayu dapat digunakan sekaligus sebagai penguat striktur bangunan rumah.
  4. Bahan kayu dapat menahan padas atau dingin dari luar ruangan.

Kelemahan Kusen Kayu

  1. Harga kayu yang semakin hari semakin mahal, di sisi lain semakin sulit mendapatkan bahan kayu yang berkualitas. Atau bisa dikatakan, kualitas kayu yang beredar semakin hari semakin menurun. Anda harus mengeluarkan uang yang cukup banyak jika ingin mendapatkan kayu yang berkualitas.
  2. Perawatan yang lebih sulit. Anda harus melakukan perawatan secara berkala, seperti pengecatan ulang, agar kayu tidak menyerap air. Apalagi jika kusen kayu ini berada di daerah yang lembab atau sering terkena air hujan. Kusen kayu yang menyerap air akan lebih cepat rusak.

Itulah tadi, beberapa poin kelebihan dan kekurangan dari kusen dengan bahan dasar kayu dan alumunium. Perbandingan kelebihan dan kekurangan kusen kayu dan alumunium tersebut, dapat menjadi pertimbangan bagi anda, untuk memilih jenis kusen yang paling tepat bagi rumah anda.

Tren yang ada saat ini, kusen alumunium lebih banyak digunakan pada rumah-rumah dengan desain minimalis modern. Atau, tanpa memperhatikan model rumah, banyak masyarakat yang menggunakan kusen dari bahan alumunium untuk dipasang di ruang dapur dan kamar mandi, karena sifat bahan alumunium yang tahan terhadap lingkungan lembab dan berair.

Foto dan Gambar Perbandingan Kelebihan dan Kekurangan Kusen Alumunium dan Kayu

pintu kayu, pintu alumunium, jendela alumunium, kusen, alumunium, jendela kayu,

Post a Comment

Your email is kept private. Required fields are marked *