Berlangganan

Dapatkan artikel menraik setiap hari dari rumahDIY. Dan jangan lewatkan informasi dagangan rumah dan tanah di area Yogyakarta dari rumahDIY.
Nama
Email

Manajemen Investasi Properti Jangka Panjang

May 12, 2015Posted by Wulan PuspitasariTips (DIY)

Investasi properti memberikan keuntungan yang cukup besar dalam hidup Anda. Jika Anda memang berniat untuk menginvestasikan properti Anda untuk jangka panjang yang bisa menghasilkan keuntungan besar, maka Anda perlu mengetahui tips dan trik manajemen investasi properti. Cara yang dapat Anda lakukan untuk manajemen investasi properti ini tidak hanya sekedar menjual kembali properti yang sudah Anda beli ketika harga melambung tinggi.

Investasi Properti Yang Menjanjikan

Cara tersebut terkesan seperti melakukan tindakan penimbunan barang. Cara demikian hanya akan memberikan kerugian atau tidak akan berjalan dengan maksimal. Sebelum Anda mengetahui manajemen yang dilakukan, sebaiknya Anda terlebih dahulu mengetahui keuntungan investasi properti jangka panjang. Ini merupakan salah satu bisnis terbaik dalam mengembangkan uang.

Keuntungan yang bisa Anda dapat ketika Anda melakukan manajemen investasi properti dengan baik, antara lain resiko yang diambil lebih kecil, tidak terlalu terpengaruh oleh faktor eksternal, laba atau keuntungan yang didapat besar, dapat menggunakan uang orang lain untuk berinvestasi, dan pendapatan arus kas secara rutin.

Siasat Investasi Properti

Investasi properti yang menguntungkan memiliki cara atau manajemen tersendiri agar bisa memaksimalkan laba yang diperoleh. Beberapa daftar langkah yang bisa diambil antara lain:

  1. Manajemen pertama dengan investasi rumah. Dengan cara membeli rumah yang dilelang oleh Bank. Kelebihan dari cara ini Anda bisa mendapatkan rumah dengan harga murah, sertifikat rumah juga dijamin asli karena kerjasama pihak bank dengan akta notaris PPAT yang dibuktikan dengan cek. Yang bisa Anda lakukan selanjutnya adalah merenovasi dengan mempercantik rumah dan menjualnya kembali dengan mendapatkan keuntungan setelah dikurangi biaya pembelian dan renovasi. Investasi properti dalam hal semacam ini memberikan laba yang cukup besar.

  2. Investasi di bidang properti yang lain adalah membuat merek agen properti, memperkenalkan merek tersebut, dan selanjutnya membesarkan nama merek agar dikenal bagus oleh masyarakat. Kemudian Anda bisa memfasilitasi masyarakat untuk transaksi jual beli rumah. Maka Anda pun dapat meraup keuntungan besar dari komisi atau peningkatan harga jual beli rumah yang diminta pemilik rumah.

  3. Manajemen investasi properti lainnya adalah investasi tanah atau properti untuk membangun rumah tersebut. Anda dapat berkreasi di sini dengan cara kerjasama dengan pemilik tanah, kemudian Anda menarikan investor yang berkenan member modal membangun properti. Selanjutnya Anda tinggal mencarikan jasa kontraktor pembangunan dengan system pembayaran bisa dihutang. Langkah terakhir yaitu menjual rumah tersebut. Salah satu cara ini dilakukan oleh pengembang usaha yang memiliki modal nol.

Tips Investasi Properti

Investasi di bidang properti agaknya terkesan begitu rumit dan berat, namun jika Anda yakin dan berani maka bisnis di bidang properti semacam ini akan memberikan laba yang sangat besar.

Kuncinya Anda yakin dan berani. Seperti menurut seorang tokoh artis yang juga menginvestasikan propertinya, bisnis poperti atau investasi properti semacam ini cukup menjanjikan jika dihitung untung dan ruginya. Investasi tanah saja misalnya tanpa properti. Harga tanah dari waktu ke waktu semakin tinggi.

Jadi jika dijual kembali dalam waktu lama Anda bisa meraup keuntungan, apalagi jika Anda menambahkan prpoperti di dalamnya, keuntungan besar dan jangka panjang bisa Anda dapatkan.

Pengusaha Properti

Keuntungan yang didapat dari investasi properti selain mendapatkan laba yang cukup besar, adalah tidak terlalu terpengaruh oleh faktor eksternal. Maksudnya adalah situasi ekonomi politik, tingkat suku bunga yang mengalami fluktuasi hanya akan berdampak kecil pada investasi properti ini.

Akan tetapi, tidak bisa dipungkiri bahwa tidak ada bisnis tanpa resiko, termasuk berinvestasi di bidang properti. Oleh karena itu, kita juga perlu tahu beberapa cara meminimalkan resiko di investasi properti, agar kalaupun kita mengalami kerugian tidak lah terlalu besar.

Tips Meminimalkan Resiko Investasi di Properti

Menurut Mike Rini Sutikno, CFP, Managing Partner MRE Financial and Business Advisory (PT. Mitra Rencana Edukasi), ada beberapa hal yang perlu diperhatikan agar investasi di bidang properti yang kita lakukan tetap aman dan mampu memperoleh keuntungan optimal.

1. Perhatikan Lokasi

Nilai atau harga tanah di berbagai daerah sangatlah bervariasi. DI setiap tempat terdapat perbedaan. Demikian juga dengan percepatan kenaikan harganya. Tanah di kota tidak sama dengan di desa. Tanah di pusat kota, walaupun di “gang senggol”, tidak sama dengan tanah di pinggiran kota.

Tanah di kawasan industri tentu juga tidak memiliki harga yang sama dengan tanah di wilayah perumahan, dan lain sebagainya. Harga tanah yang paling cepat naik tentunya berada di wilayah pusat bisnis karena banyak peminatnya sehingga relatif mudah diperjualbelikan atau likuid. Karena itu harganya lebih mahal.

2. Belilah Tanah yang Bebas Sengketa

Jangan pernah membeli tanah yang statusnya belum jelas atau memiliki status masih dijaminkan kepada pihak lain (misalnya bank). Atau tanah masih dalam perkara sengketa di pengadilan karena beberapa kasus dan lainnya. Sebaiknya, memang tanah berisiko tidak dibeli karena resiko terjadinya sengketa di kemudian hari sangat besar.

Jadi, jangan pernah mengorbankan uang Anda untuk berinvetasi di tanah jenis ini, apapun alasannya. Harga murah, lokasi bagus yang Anda dapatkan sekarang tidak akan memberikan keuntungan bagi Anda di kemudian hari. Justru masalah besar yang akan Anda dapatkan.

3. Pastikan Dokumen atau surat-surat tanah lengkap

Kelengakapn dan keabsahan dokumen tanah merupakan hal yang vital. Anda harus memastikannya sebelum memutuskan untuk membeli. Seperti sertifikat tanah (SHM atau SHGB), IMB, kalau ada bangunannya mintalah kopian cetak biru bangunannya (blue print-nya), juga SPPT PBB tahun terakhir.

Dan jangan menjadi pembeli yang terlalu malas atau terlalu percaya kepada penjual. Usahakan untuk tetap memeriksa data-data pada dokumen tanah dan mencocokanya dengan kenyataan fisik (luas tanah, lokasi, masa berlaku, dll).

4. Asumsi return hasil investasi

Investasi properti yang baik adalah yag bisa memberikan penghasilan maksimal, baik berupa pendapatan tetap (dari uang sewa) maupun potensi kenaikan harganya (selisih harga jual beli). Hitunglah berapa asumsi return hasil investasi yang bisa didapatkan dari kenaikan harga tanah di daerah tersebut.

5. Perhitungan Biaya dengan Cermat

Return hasil investasi akan berkurang karena biaya-biaya, misalnya biaya pembelian tanahnya, PBB tahunan, renovasi atau perawatan, listrik, telepon, kebersihan, dan lainnya. Temukan cara legal agar kita dapat menekan jumlah-jumlah biaya tersebut secara maksimal.

Itulah tadi beberapa hal yang perlu Anda perhatikan jika ingin memulai investasi di bidang properti. Tips investasi bidang properti itu perlu Anda terapkan guna mendapatkan keuntungan yang optimal.

Kata kunci pencarian :

Foto dan Gambar Manajemen Investasi Properti Jangka Panjang

investasi, properti, manajemen,

Post a Comment

Your email is kept private. Required fields are marked *